TEORI PENGGUNAAN DAN KEPUASAN
Teori
penggunaan dan kepuasan atau uses-and-gratifications teory disebut-sebut sebagai salah satu teori paling
popular dalam studi komunikasi massa. Teori ini mengajukan gagasan bahwa
perbedaan individu menyebabkan audien mencari, menggunakan dan memberikan
tanggapan terhadap isi media secara berbeda-beda, yang diebabkan oleh berbagai
fakto social dan pskologis yang berbeda diantara individu audien.
Sebagian
besar riset dalam wilayah teori penggunan dan kepuasan berupaya meneliti apa
yang terjadi dibalik penggunaan media oleh audie. Dengan kata lain, peneliti
mencari tahu mengapa orang menonton acara televise tertentu atau mengapa mereka
terpengaruh oleh iklan tertentu dan bukan oleh iklan lainnya. Teori ini tidak
memberikan perhatian pada efek langsung media terhadap auidien, tetapi
memfokuskan perhatian pada motivasi dan
prilaku audien terhadap media atau bagaimana dan mengapa mereka menggunakan
atau mengonsumsi media. Singkatnya, teori ini berupaya menjelaskan, What
do people do with the media? (Klapper, 1963: Rubin, 1994)
A.
Asumsi Dasar
Terdapat
sejumlah asumsi dasar yang menjadi inti gagasan teori pengunaan dan kepuasan
sebagaimana dikemukakan Katz, Blumler, dan Gurevitch (1974), yang mengembangkan
teori ini. Mereka menyatakan lima asusmsi dasar teori penggunaan dan kepuasan, yang akan
dirinci sebagai berikut.
1. Audien aktif
dan berorientasi pada tujuan ketika menggunakan media
2. Inisiatif
untuk menadapatkan kepuasaan media ditetukan audien
3. Media
Bersaing dengan sumber kepuasaan lain
4. Audien sadar
sepenuhnya terhadap ketertarikan, motif, dan penggunaan media.
5. Penialian
Isi Media ditentukan oleh audien
B.
Sejarah
Perkembangan
Herta Herzog
(1944) dipandang sebagai orang pertama yang mengawali riset penggunaan dan
kepuasaan ini. Ia mencoba mengelompokkan berbagai alas an mengapa orang memilih
mengkonsumsi surat kabar darin pada radio. Herzog mempelajariperan keinginan
dan kebutuhan audien terhadap pilihan media, ia mewawancarai sejumlah penggemar
program sinetron (soap opera) ditelevisi untuk mempelajari mengapa mereka
begitu menyukai program tersebut.
Penelitian
Herzog ini merupakan langkah penting dalm perkembangan teori penggunaan dan kepuasan karena ia orang
pertama yang memeberikan penjelasan yang mendalam mengenai kepuasan media.
Untuk
memahami mengapa individu menggunakan media, kita dapat menggunakan alas an sebagaimana
dikemukakan Harold D.Lasswell (1948) mengenai mengapa masyarakat menggunakan
media. Lasswell mengemukakan 3 fungsi utama media terhadap masyarakat.
1. Media
berfungsi untk memeberitahu audien mengenai apa yang terjadi disekitar mereka
(surveying the environment)
2. Melalui
pandangan yang di berikan media terhadap berbagai hal yang terjadi, maka audien
dapat memahami lingkungan sekitarnya secara lebih akurat (Correlation of
environmental parts)
3. Pesan media
berfungsi menyampaiakan tradisi dan nilai-nilai social kepada generasi audien
selanjutnya (transmit social noms and customs). Penyampaian warisan sosila ini,
menurut Lasswell merupakan fungsi media yang dinilai paling kuat.
C.
Model Teori
1. Model
Transaksional
2. Model
Pencarian Kepuasan dan Aktivitas Audien
3. Model Nilai
Harapan
4. Model
Penggunaan Dan Ketergantungan
Sumber:
Morissan. Teori Komunikasi: Individu hingga Massa. Penerbit Prenada Media. 2015.
Morissan. Teori Komunikasi Massa. Penerbit Ghalia Indonesia, 2010
Modul kuliah Komunikasi Massa oleh Morissan. Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Mercu Buana.
Morissan. Teori Komunikasi: Individu hingga Massa. Penerbit Prenada Media. 2015.
Morissan. Teori Komunikasi Massa. Penerbit Ghalia Indonesia, 2010
Modul kuliah Komunikasi Massa oleh Morissan. Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Mercu Buana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar