Sejarah Teori Agenda
Setting
Maxwell McCombs dan
Donald Shaw adalah orang yang pertama kali mengemukakan istilah “Agenda
Setting”(1972). Hubungan yang kuat antara berita yang disampaikan media-
sebagaimana dengan isu-isu yang dinilai penting oleh pub;ik merupakan salah
satu jenis efek media massa yang paling popular yang dinamakan dengan Agenda
setting.
Denis McQuail (2000)
mengatakan bahwa istilah agenda setting di ciptakan oleh Maxwell McCombs dan
Donald Shaw (1972,1993). Dua peneliti dari Universitas Nort Carolina, untuk
menjelaskan gejala atau fenomena kegiatan kampanye pemilihan umum (pemilu) yang
telah lama diamati dan diteliti oleh kedua srjana tersebut. Penelitian oleh
McCombs dan Shaw merupakan tonggak awal perkembangan teori agenda setting.
Dearing dan Rogers (1996)
mendefinisikan agenda setting sebagai : anongoing competition among issue
protagonist to gain the attention of media profesionals, the public and policy
elites (persaingan terus-menerus diantara berbagai isu penting untuk
mendapatkan perhatian dari para pekerja media, public dan penguasa).
Setelah ratusan
peneletian dilakukan dalam kurun waktu 25tahun kemudian, Shaw dan McCombs
memepelajari semua hasil penelitian tersebut dan menemukan ada nya pertumbuhan
atau perkembangan teori agenda settingyang dapat dibagi menjadi kedalam 4
tahap, Yaitu
A.
Studi Awal di Chappel Hill
Shaw dan
McCombs ingin mengetahui pengaruh kampanye kandidat presiden di media massa
terhadap pemilih. Kondisi Sosial diawal tahun 1970-an ketika itu diwarnai
dengan adanya ‘pemberontakan’ kalangan generasi muda tehadap nilai-nilai yang
mengekang kebebasan;maraknya penggunaan obat-obatan terlarang(narkoba)
dikalangan generasi muda.
Agenda
Setting terjadi karena media massa sebagai penjaga gawang informasi
(gatekeeper) harus selektif menyampaikan berita. Media harus melakukan pilihan
mengenai apa yang harus dilaporkan dan bagaimana melaporkannya. Apa yang
diketahu public mengenai suatu keadaan
pada waktu tertentu sebagian besar ditentukan oleh proses penyaringan dan pemilihan berita yang dilakukan media
massa.
B.
Tahap Replika
Yaitu tahap
pengulangan dan penguatan penelitian dan upaya untuk mengetahui kondisi yang
mempengaruhi agenda setting.
D.
Agenda Media
Menurut
Everet Rogers dan James Dearing (1988), agenda setting merupakan proses linear
yang terdiri atas tiga tahap, yang terdiri atas agenda media, agenda public dan
agenda kebijakan.
Sumber:
Morissan. Teori Komunikasi: Individu hingga Massa. Penerbit Prenada Media. 2015.
Morissan. Teori Komunikasi Massa. Penerbit Ghalia Indonesia, 2010
Modul kuliah Komunikasi Massa oleh Morissan. Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Mercu Buana.
Morissan. Teori Komunikasi: Individu hingga Massa. Penerbit Prenada Media. 2015.
Morissan. Teori Komunikasi Massa. Penerbit Ghalia Indonesia, 2010
Modul kuliah Komunikasi Massa oleh Morissan. Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Mercu Buana.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar